PENYALAHGUNAAN OBAT

MAKALAH

PENYALAHGUNAAN OBAT

DOSEN PENGAMPUN : Tri Astuti S.Psi., M.Psi., Psikolog

 

 

 

DISUSUN OLEH :

 

Nur Annisa                17111024330011

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

FAKULTAS EKONOMI, HUKUM, POLITIK DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR

TAHUN AJARAN 2018/2019

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat, inayah, taufik, dan ilhamnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca. Makalah ini disusun dalam rangka untuk menyelesaikan tugas dari dosen kami Tri Astuti S.Psi., M.Psi., Psikolog . selaku pengampu materi Psikologi Kesehatan Mental.

Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun  isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh karena itu kami harapkan kepada pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

 

 

 

 

 

 

Samarinda, 8 September 2018

 

 

 

 

 

 

 

Nur Annisa

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………. i

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………… ii

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………………………. 1

  1. Latar Belakang…………………………………………………………………………………………. 1
  2. Rumusan Masalah……………………………………………………………………………………… 2
  3. Tujuan …………………………………………………………………………………………………2

 

BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………………………………….. 3

 

  1. Definisi penyalahgunaan obat ……………………………………………………………………. 3
  2. Obat medis yang sering disalahgunakan………………………………………………………. 3
  3. Faktor penyebab penyalahgunaan obat ……………………………………………………….. 5
  4. Pencegahan penyalahgunaan obat …………………………………………………………….6

 

BAB III PENUTUP…………………………………………………………………………………………….. 7

  1. Kesimpulan……………………………………………………………………………………………… 7
  2. Saran ……………………………………………………………………………………………………… 7

 

DAFTAR PUSTAKAN……………………………………………………………………………………….. 8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Jauh sebelum zaman modern yaitu sejak zaman prasejarah seluruh manusia sudah mulai memakai berbagai bahan obat atau zat. Dengan tujuan ingin mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit bagian fisik bahkan sampai pada mengubah kesadaran. Semakin berkembangnya zaman semakin banyak manusia bahkan hampir seluruhnya manusia sudah menemukan semacam obat atau zat-zat yang beracun yang dapat berpengaruh terhadap sistem saraf pusat, dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit pada fisik maupun mental atau bahkan dapat menghasilkan sensasi euforia. Obat atau Zat tersebut menimbulkan berbagai macam efek yang mempunyai resiko bermacam-macam bagi penggunanya, efek terburuknya yang seringkali merusak, tetapi banyak orang terlena dengan efek yang ditimbulkan hanya dibagian awal yaitu rasa senang atau bahagia yang bisa menjadi faktor penyebab penyalahgunaan obat atau zat.

Semakin bertambahnya tahun ,berkembangnya zaman ke zaman penyalahgunaan obat terus bertambah secara mendunia bahkan mencapai kondisi serius di Indonesia. Penyelewengan medis dapat sangat berbahaya terhadap keadaan seseorang dalam penggunaan obat atau zat. Selain menimbulkan rasa ketergantungan terhadap pengguna juga bisa menimbulkan efek yang lebih parah lagi bila pemakaian dengan dosis yang tinggi. Pastinya penyalahgunaan obat akan merugikan bagi penggunanya kerugian besar yang mencakup seringkali hancurnya hubungan pribadi yang cukup intim, bahkan bagi seorang pekerja atau karyawan dapat menurunkan performa nya dalam bekerja. Kerugian besar lainnya yang akan didapatkan seperti kematian dini, kriminalitas, dan juga penyakit berbahaya yang disebabkan oleh penyalahgunaan obat atau zat tersebut.

Bahkan banyak sekali obat yang seharusnya diresepkan oleh dokter pun menjadi sasaran untuk disalahgunakan. Penyalahgunaan ini sangat berhubungan dengan masalah toleransi, dan ketagihan yang kemudian berubah menjadi ketergantungan terhadap suatu obat atau zat tertentu yang telah disalahgunakan. Pada dasarnya para pengguna obat tersebut sadar dan mengetahui bahwa mereka telah menyalahgunakan obat dan tau resiko yang akan ditimbulkan tetapi mereka mengatakan bahwa sudah terlambat dan tidak bisa dihindarkan lagi. Banyak kita jumpai obat-obatan yang dijual ditoko-toko kecil yang murah pun sekarang banyak disalahgunakan oleh para remaja zaman sekarang tujuannya tidak lain untuk mendapatkan efek rasa menyenangkan tersebut. Maka dari itu makalah ini bermaksud untuk memberikan pembahasan mengenai penyalahgunaan obat atau zat agar kita sadar bahwa penyalahgunaan obat sangatlah berbahaya bagi generasi dan masyarakat.

 

 

 

  1. Rumusan Masalah
  2. Apa maksud dari penyalahgunaan obat atau zat?
  3. Apa saja obat medis yang bisa disalahgunakan?
  4. Apa saja faktor penyebab penyalahgunaan obat?
  5. Bagaimana pencegahan penyalahgunaan obat?

 

  1. Tujuan
  2. Memahami definisi dari penyalahgunaan obat atau zat
  3. Mengetahui apa saja obat medis yang bisa disalahgunakan
  4. Mengetahui Faktor penyebab penyalahgunaan Obat
  5. Mengetahui pencegahan penyalahgunaan obat

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Definisi Penyalahgunaan obat

Penyalahgunaan obat adalah tindakan atau penyelewengan dalam hal penggunaan obat yang tidak sesuai dengan aturan pakai atau tidak tepat atau bukan bertujuan untuk pengobatan dan penelitian.

Penyalahgunaan obat sebenarnya bukanlah suatu penyakit tetapi penyalahgunaan obat lebih merujuk kepada penyakit yang berhubungan erat  dengan fisik dan mental.

ada juga istilah Drug Mis Use yang artinya salah penggunaan obat-obatan dengan tujuan medis seperti cara minum, atau cara memakainya.

Di Amerika Serikat, istilah medis drug abuse (penyalahgunaan obat) diartikan sebagai penyimpangan kegunaan dan maladaptasi, yang penyebab ketergantungannya bukan disebabkan oleh pengguna obat tersebut.

Penyalahgunaan obat juga mempunyai arti lain dalam bahasa sehari-hari yaitu, banyak dipahami sebagai pemakaian obat-obat ilegal bisa untuk sekedar coba-coba bahkan untuk mencari kesenangan dan rasa bahagia dimana pemakaian obat-obatan ini yang seharusnya resmi digunakan saat seseorang dihadapi permasalahan tanpa adanya resep dokter dan juga berisiko ketergantungan.

 

  1. Obat medis yang sering disalahgunakan

obat-obatan2UMKT

Dari zaman dahulu sudah banyak kita temukan penyalahgunaan obat-obat yang berisiko berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental dan semakin berkembangnya zaman sekarang ini bukan hanya obat terlarang seperti ganja atau kokain dll tetapi ternyat sudah banyak orang yang bisa menyalahgunakan obat yang legal. Berikut contoh obat yang sering disalahgunakan:

a. Barbiturat

Merupakan obat depresan yang biasa digunakan untuk mengatasi kecemasan dan juga digunakan untuk gangguan tidur. Obat-obat depresan bekerja dengan cara memperlambat fungsi otak. Obat ini mempunyai manfaat apabila digunakan sesuai resep dokter, tetapi juga dapat menyebabkan kecanduan bagi pengguna bila dipakai dengan dosis yang tinggi tidak sesuai resep.

  1. Benzodiazepin

Merupakan obat depresan yang digunakan untuk mengatasi kecemasan, reaksi stress akut, serangan panik, kejang, dan juga gangguan tidur (biasanya hanya digunakan untuk jangka pendek). Berhenti penggunaannya dapat menimbulkan berbagai gejala kecanduan, tetapi masih jarang membahayakan jiwa.

 

  1. Alprazolam

Merupakan obat anti cemas yang sering sekali disalahgunakan dan sangat banyak menyebabkan ketergantungan.

  1. Kodein dan Morfin (opioid)

Merupakan obat anti nyeri. Morfin biasa digunakan untuk mengatasi nyeri hebat (misalnya pada kanker stadium akhir), dan Kodein untuk mengatasi rasa nyeri yang lebih ringan, kedua jenis obat ini hanya boleh digunakan dibawah pengawasan dokter.

  1. Oksikodon dan Hidrokodon (Opioid)

Merupakan obat anti nyeri yang dapat menimbulkan efek kantuk, sembelit, sesak napas, dan bahkan dapat menimbulkan berhentinya napas, tergantung pada dosis obat yang dikonsumsi. Obat ini hanya boleh digunakan dengan pengawasan dokter.

  1. Amfetamin (Ektasi)

Merupakan obat golongan stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi dan energi. Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi narkolepsi, ADHD, dan depresi yang tidak dapat diatasi dengan pengobatan lain. Obat ini mempunyai efek samping yang berisiko berbahaya seperti denyut jantung tidak teratur, peningkatan denyut jantung, penurunan nafsu makan, gagal jantung, gelisah, sulit tidur, dan kecanduan.

  1. Metilfenidat

Merupakan obat stimulan yang dapat ditemukan pada obat ADHD, mengkonsumsi obat ini dengan dosis yang besar dapat menimbulkan peningkatan suhu tubuh yang berbahaya, denyut jantung tidak teratur, resiko terjadinya gagal jantung, gangguan sirkulasi darah atau kejang hebat.

  1. Dextromethorphan (pil dekstro)

Merupakan obat batuk yang bermanfaat baik jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Tetapi jika digunakan dengan jumlah besar dapat menimbulkan efek euforia, gangguan penilaian, mual, muntah, gangguan koordinasi otot, dan meningkatnya denyut jantung.

  1. Dexametasone

Merupakan obat alergi dan sering digunakan bagi penderita alergi menahun seperti asma bronchiale, urticaria dll. Sering disalahgunakan untuk obat penambah berat badan dan meningkatkan kualitas tidur. Efek sampingnya adalah penyakit maag, luka dilambung, dll.

  1. Pseudoefredin

Merupakan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi sakit flu. Juga adalah bagian dari bahan-bahan untuk membuat obat terlarang contohnya methamphetamine.

Ada beberapa obat lain yang juga sering disalahgunakan yaitu:

  1. Misoprostol

analog prostaglandin untuk mencegah gangguan lambung, banyak digunakan untuk aborsi karena sifatnya yang menimbulkan kontraksi rahim.

 

 

 

  1. Profilas (ketotifen)

suatu anti histamin yang diindikasikan untuk profilaksis asma, banyak diresepkan untuk meningkatkan nafsu makan pada anak-anak.

  1. Somadryl

Yang biasa untuk anti nyeri digunakan untuk “obat kuat” bagi perempuan yang bekerja seks komersial guna mendukung pekerajaannya. Obat ini mengandung carisoprodol, suatu muscle relaxant, yang fungsinya sebagai pelemas otot yang tegang.

 

  1. Faktor penyebab penyalahgunaan obat

Dalam penggunaan obat ada beberapa faktor yang bisa jadi pemicu dalam hal penyalahgunaan atau penyelewengan dalam mengkonsumsi obat, yaitu:

  1. Faktor dari dalam diri
  • Rasa ingintahu yang besar, keinginan untuk mencoba dan penasaran.
  • Untuk mencari kesenangan dan keinginan untuk diterima disuatu kelompok
  • Pecandu kerja jadi menggunakan stimulan agar bisa terus beraktivitas.
  • Untuk mengatasi permasalahan hidup, kecemasan
  • Saat mengalami kelelahan dan turunnya semangat belajar
  • Kecanduan rokok dan minuman keras
  • Obsesi untuk menurunkan atau menaikkan berat badan yang berlebihan hingga menggunakan obat penahan nafsu makan yang berlebihan.
  • Kurangnya pengetahuan tentang dampak dan bahaya penyalahgunaan obat
  • Gampang terpengaruh oleh lingkungan yang mengajak untuk penggunaan obat dengan cara yang salah.
  • Gangguan kejiwaan seperti perilaku menyimpang, ansietas (gangguan cemas), kepribadian yang antisosial, gangguan afektif (gangguan perasaan).
    1. Faktor lingkungan
  • Broken home atau keluarga yang bermasalah dan orang tua yang kurang perhatian
  • Ada anggota keluarga yang menyalahgunakan obat atau bahkan menjadi pengedar
  • Pergaulan yang mengarahkan ke penyalahgunaan narkoba
  • Anak-anak yang putus sekolah atau pengangguran
  • Lingkungan kerja yang penuh persaingan
  • Kehidupan perkotaan yang berdampak negatif
    1. Faktor penyediaan obat
  • Semakin mudah didapat atau dibeli
  • Semakin mudah dalam hal pemakaian
  • Pengguna narkoba semakin sulit diungkap
  • Banyak laboratorium gelap narkoba
  • Banyaknya kejahatan teknologi dan pencucian uang yang mendukung perdagangan gelap obat-obatan
  • Semakin mudahnya informasi narkoba melalui kases internet
  • Bisnis yang menjanjikan
  • Perdagangannya yang dikelola oleh profesional
  • Bahan dasar narkoba beredar bebas

 

  1. Pencegahan dalam penyalahgunaan obat

Penyalahgunaan obat adalah tindakan berbahaya yang menimbulkan risiko mengancam kesehatan fisik dan mental pada penggunanya maka jika sudah terlanjur berada dalam penyalahgunaan sangatlah sulit untuk dihentikan bahkan berujung pada kematian jadi baiknya kita perlu mengetahui bagaimana caranya agar kita dan orang-orang yang kita sayang terhindar dari menyalahgunakan obat. Berikut pencegahannya, yaitu:

  1. Tahan rasa keingintahuan atau penasaran terhadap obat yang kita belum ketahui atau diluar resep dokter.
  2. Mencari tahu edukasi mengenai obat dan pendalaman spiritual disini peran orangtua sangat penting
  3. Memilih pergaulan yang baik tidak menjerumuskan ke hal yang negatif
  4. Aktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif yang membuat pikiran kita teralihkan dari hal negatif seperti majelis keagamaan.
  5. Akses internet untuk hal positif seperti ceramah agama, artikel agama, artikel tentang edukasi.
  6. Gunakan waktu luang untuk hal positif seperti berlibur bersama keluarga dan mempererat hubungan persaudaraan.
  7. Apabila sedang dirundung masalah sebaiknya mencari jalan keluarnya jangan melalui obat karena pasti selalu ada jalan keluar disetiap permasalahan.
  8. Peran orang tua selain memberikan edukasi dan membantu perdalam spiritual yaitu selalu memberi perhatian dan pengawasan terhadap anak. Sempatkan untuk mengecek isi kamar anak jikalau menemukan obat yang mencurigakan segera tanyakan apakah itu obat yang dibutuhkan atau tidak oleh anak.
  9. Masyarakat pun juga mempunyai peran dalam hal ini jika melihat atau menemukan oknum pengedar pil dekstro atau obat-obatan lain yang dicurigai akan disalahgunakan segeralah melapor pada pihak berwajib.
  10. Apoteker diapotek atau penjaga toko obat pun memiliki andil disini guna mengawasi setiap pembelian obat dengan menanyakan tujuan pembelian obat tersebut kepada pembeli dan melihat resep dari dokter.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

  1. Kesimpulan

Penyalahgunaan obat adalah penggunaan obat-obatan tanpa tujuan medis dan bahkan dengan dosis yang tidak sesua dengan resep dokter dengan tujuan untuk mencari kesenangan, menghindari kecemasan atau dianggap sebagai solusi dalam penghadapi permasalahan hidup dan berisiko berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental juga menyebabkan kecanduan dan ketergantungan bagi pengguna.

Banyak obat-obat yang bisa disalahgunakan oleh seseorang yang bukan bertujuan medis yang sangat mudah didapat bahkan beredar luas dikalangan masyarakat. Diluar obat resmi terlarang yang berbahaya, obat-obatan umum yang legal pun sekarang banyak disalahgunakan oleh orang-orang terutama banyak dari kalangan remaja dan bahkan anak-anak.

Selain dari faktor diri, faktor dari luar seperti lingkungan juga bisa menjerumuskan dalam hal penyalahgunaan obat baik dari pergaulan atau dari lingkungan keluarga. Maka baiknya memberikan pencegahan terhadap penyalahgunaan obat-obatan sedini mungkin terhadap orang-orang yang kita sayangi seperti yang sudah tersaji dalam makalah ini.

Peran masyarakat, lingkungan keluarga atau orangtua dan apoteker juga pihak yang berwajib sangat penting dalam hal ini.

  1. Saran

Dengan selesainya makalah ini penulis berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan pembaca. Penulis juga mengharapkan kritik dan saran terhadap peningkatan kualitas dalam penulisan makalah ini. Kami minta maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan ini dan isi penulisan makalah ini semoga bermanfaat bagi kita semua.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Makalah Penyalahgunaan Obat, Senin 26 Mei 2014

http://askepnurse14.blogspot.com/2014/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html?m=1

  1. Makalah Toksikologi (Penyalahgunaan obat), Oelan Sari

https://www.scribd.com/document/334145066/Makalah-Toksikologi-Penyalahgunaan-Obat

  1. Penyalahgunaan obat, Ni Made Suartha Putri Dewi

https://www.scribd.com/document/245729406/penyalahgunaan-obat

  1. Tinjauan Farmakoterapi terhadap Penyalahgunaan obat, Zullies Ikawati

https://zulliesikawati.wordpress.com/tag/penyalahgunaan-obat/

  1. Berbagai jenis Obat-obatan yang sering disalahgunakan, dokter.id 26 Juni 2015

https://www.dokter.id/berita/berbagai-jenis-obatobatan-yang-sering-disalahgunakan

  1. Pemicu/penyebab terjadinya penyalahgunaan Narkoba, februari 2012

https://jauhinarkoba.com/pemicu-terjadinya-penyalahgunaan-narkoba/

  1. Cara Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, New Farras Mei 2015

http://www.newsfarras.com/2015/05/cara-pencegahan-penyalahgunaan-narkoba.html?m=1

  1. Penyalahgunaan Obat, Phoenix 10 Juni 2011

http://dignaphoenix.blogspot.com/2011/06/penyalahgunaan-obat.html?m=1

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s